Benarkah tidak perlu input produk sebelum jualan?
Untuk Smash POS Retail, benar. Toko Anda mulai kosong. Setiap barang pertama kali di-scan, nama, merek, dan ukurannya terisi dari katalog produk, dan Anda tinggal mengisi harga. Setelah itu barang tersimpan di daftar toko. Untuk Smash POS F&B, menu perlu disiapkan sekali di backoffice.
Bagaimana kalau barang saya belum ada di katalog?
Katalog masih terus diisi, jadi belum semua barang dikenali. Barang yang belum dikenali tetap bisa dijual: ketuk Tambah sebagai produk toko, ketik nama dan harga, dan barang langsung masuk keranjang. Pengenalan produk dari foto belum tersedia.
Apa yang saya butuhkan untuk mulai?
Cukup ponsel atau tablet dengan browser, dan internet. Tidak perlu membeli mesin kasir khusus.
Bagaimana kalau internet putus saat berjualan?
Tetap bisa berjualan. Pasang Smash POS di layar utama ponsel, dan aplikasi bisa dibuka tanpa internet. Barang yang sudah ada di toko Anda dicari langsung di ponsel, transaksi disimpan di perangkat, lalu dikirim otomatis setelah internet kembali tanpa tercatat dua kali. Yang butuh internet: mengenali barang baru dari katalog, laporan, dan pesanan lewat QR. Fitur offline ini sudah kami uji di browser, tetapi belum di toko sungguhan.
Bisa menerima pembayaran QRIS?
Bisa dicatat sebagai cara bayar, bersama tunai, transfer, dan kartu. Smash POS tidak memproses uangnya: pelanggan membayar lewat QRIS atau rekening yang sudah Anda pakai, lalu kasir mencatatnya.
Bisa cetak struk ke printer?
Belum. Struk saat ini tampil di layar. Cetak ke printer thermal belum tersedia.
Bisa dipakai beberapa kasir sekaligus?
Bisa. Pasangkan tiap perangkat ke usaha yang sama, dan beri setiap kasir PIN sendiri. Setiap transaksi mencatat siapa kasirnya, dan perangkat yang hilang bisa Anda cabut dari backoffice.
Apakah ada laporan laba rugi?
Belum. Laporan yang ada adalah laporan penjualan: total, per hari, metode bayar, produk atau menu terlaris, dan per kasir.
Scan pakai kamera dan pesan dengan suara, sudah teruji?
Fiturnya ada, tetapi belum kami uji di perangkat dan kondisi sungguhan, jadi anggap masih tahap uji. Mengetik barcode atau nama produk sudah bisa dipakai kapan saja.